Jumat, 09 Oktober 2015

Solo yang merakyat

Solo yang merakyat

Ya, tulisan ini tidak terlalu mengada ada. Karena selama 1 bulan saya tinggal di Solo saya merasa Solo sangat merakyat. Terutama mengenai makanannya. Saya beberapa kali takjub saat hendak membayar,sangat terjangkau sekali. Untuk saya yang berasal dari Surabaya, jelas delicacy Solo sangat cocok dengan lidah dan terutama kantong saya.
Ada banyak makanan lokal yang recom , namun rupanya karena kesibukan saya, waktu 1 bulan saya hanya sanggup menjelajah beberapa saja.
1. Makobar  1996 ( Martabak Kotta Barat ) #delapan rasa
Martabak Manis tampaknya menjadi favorit sejak Presiden Jokowi menikahkan putranya. Saya mencari info ke driver tempat saya bekerja, dan driver saya menyarankan ke Martabak manis yang menurutnya lebih mantap. Jadilah saya ke tempat ini. Yang berbeda adalah martabak manis ini diberi topping sebanyak 8 rasa ( keju, meses, kitkat, silver queen , tobleron,ovomaltine , 2 laginya saya lupaaaa heheheeh) untuk rasa , saya penggemar coklat , sehingga jelas 8topping ini sangat menari nari dilidah saya. Penyajiannya pun berbeda, karena tidak ditutup, melainkan di buka. sehingga  cara memakannya per slice seperti pizza. Lot of calories indeed, but why not?? price Rp. 50.000
2. Selat Solo
Ada 3 Selat yang terkenal di Solo, Selat mb Lies ( jl. Serengan) , Omah Selat ( Gotong Rotong no. 13) dan Selat Vien's ( ruko srambatan jl, Hasanudin 99D)
Untuk saya pribadi saya menyukai Omah Selat. Alasanya ada beberapa. Omah Selat depan sangat biasa namun ternyata menyimpan rahasia saat kita memasuki dalamnya. Suasanya tempo doloe sangat kental. Ruangan dipenuhi dengan interior khas Jawa . Dari gebyok, foto, hingga printilan macam gelas dll. Harganya pun relatif murah . Rp 17.000.
Selat semacam bistik dengan cita rasa jawa. Biasanya selat mereka juga menjual sup matahari dan gelantine. Masalah harga vien's paling murah hanya Rp.6500 anda sudah dapat menikmati selat. Omah Selat dan Mb Lies setara untuk masalah harga.



Interior di Omah Selat

Gelantine di Omah Selat
3. Soto
Di Solo sangat berbeda dengan Surabaya. Soto disini berkuah jernih tidak terlalu kuning , kental dan tidak berpoya. Saya sempat mencoba 2 jenis soto . Soto Gading Wetan yang berada di dekat alu alu keraton bagian kidul dan soto sore (arah tawamangu 1 km - karanganyar ) . Untuk yang menyukai kesegaran , soto ini terasa segar dan ringan .
Soto Gading Wetan 1 porsi, perkedel dan es teh manis Rp. 15.000

per porsi mangkok kecil Rp. 5000 ( sambal nya hanya tambahn saya yang penggemar pedas)
4. Gudeg
Seperti Jogja tampaknya Gudeg juga termasuk makanan favourite orang Solo. Hanya saja rasa Gudeg Solo tidak terlalu manis. Ada salah satu Gudeg yang menarik untuk saya coba, yaitu Gudeg Ceker bu Kusno. Sayangnya untuk pendatang seperti saya yang mengandalkan antar jemput kantor, sangat tidak memungkinkan makan di tempat tersebut. Karena tempat tersebut hanya buka saat dini hari , yaitu jam 2 dini hari. Akhirnya mecoba alternatif lain. Saya menemukan food court di depan The Park menurut orang sekitar gudeg ceker tersebut yg menjual adalah putri bu Kusno. Gudeg yang saya coba terasa gurih. Ceker atau kaki ayamnya telah dipresto sebelumnya sehingga  empuk. Tewelnya tidak terasa terlalu manis.
5. Tengkleng
Tengkleng adalah makanan berbahan dasar kambing. Sehingga yang mempunyai darah tinggi beware. Makanan ini seperti gule . Full of spices. Yang suka makanan berat , tengkleng bisa menjadi alternatifnya. Di Solo ada 2 yang terkenal. Tengkleng di pojokan pasar klewer dan Tengkleng bu Diah.
mb Diah yang masih melayani orderan Tengkleng

6. Timlo
Timlo termasuk makanan khas Solo. Yang terkenal adalah Timlo Sastro.  Ada beberapa isianya ada yang jerohan dan ada yang berisi sosis. Jangan salah, sosis yang dimaksud adalah sosis solo yaitu gulungan telur terigu dengan isian daging ayam didalamnya, seperti semar mendem or lemper tapi tanpa ketan. Timlo dalam hal ini seperti lumpia namun isiannya mie suun dan wortel.
Timlo Sastro dengan isian Komlit yaiu jeroan dan sosis

Jumat, 22 Mei 2015

Another stories about Menjangan and Kawah Ijen

Tulisan kali ini merupakan kisah lain dari 2 tempat wisata yang saya kunjungi. Bukan mengenai keindahan panoramanya , ada beberapa yang saya secara pribadi tertarik untuk menulisnya.

1. Pulau Menjangan. 
Pulau yang terletak di bali barat ini terkenal dengan kecantikan bawah lautnya dan pasir putihnya. Saya mendapat info bahwa beberapa saat lagi , saat kita masuk akan di charge biaya restribusi. Sebenarnya restribusi tersebut tidak masalah, asal fasilitas dan kebersihan diperhatikan. Karena pemandangan yang sangat kontras sangat mengganggu mata saya . Pemandangan indahnya sekitar menjangan dan kotoran . 
Sangat disayangkan kebersihan pulau tidak dijaga. Padahal saat saya berkunjung , banyak wisatawan asing yang datang . Hal ini merupakan promosi yang buruk mengenai menjangan. 
2. Ijen 
Ada 2 hal yang menarik mengenai Ijen. 
a. Kisah penambang belerang . 
Saat saya mendaki saya berjalan dan bercakap cakap dengan pak Mul. Beliau merupakan salah satu penambang belerang. Saya bertanya setiap hari naik turun gunung berapa kali?, beliau  menjawab 2 kali. Untuk saya yang ngos ngosan mendaki , jawaban dari pak Mul membuat saya terhenyak. Tapi itu baru terhenyak saya yang pertama. Saya bertanya kemudian setiap kali memanggul kira kira berapa kilo yang di panggul, dan jawaban pak Mul membuat saya terhenyak yang kedua. Pak Mul mengatakan 60 - 90 kg.  Tak berhenti disitu saya melanjutkan pertanyaan yang ketiga, berapa upah dari mengambil belerang? untuk mengambil belerang yang susah , berisiko dan sangat lelah , per kilo nya hanya di hargai 700 - 900 rupiah ( saya lupa persisnya brapa)  . Jawab yang terakhir membuat saya terhenyak yang ketiga kalinya, dan kata kata WOW keluar dari mulut saya. Bukan Wow bahagia, namun wow sedih. Pak Mul mengatakan mengapa pekerjaan ini dipilih oleh mayoritas warga kawasan ijen, karena hanya pekerjaan ini lah yang membuka lapangan pekerjaan untuk mereka. 
b. Kisah sekeluarga relawan pengambil sampah di Ijen 
2 jam mendaki , sampailah saya. Namun rupanya saya tidak langsung diberi kenikmatan untuk segera memandang keindahan Kawah Ijen. Karena saat saya sampai puncak, yang terlihat adalah kabut. Akhirnya saya menikmati waktu saya dengan duduk merelaxkan kaki saya dan memperhatikan sekitar saya. Hari itu Ijen tampak ramai, karena saat berangkat merupakan hari libur nasional. Dan seperti yang bisa dibayangkan, banyaknya orang membuat tupukan sampah semakin banyak. Saya cukup menghela nafas, melihat kelakuan masyarakat yang tidak disiplin membuang sampah pada tempatnya. Seenaknya saja mreka membuang sampah dimana mana. Saat saya hanya bisa mengomel, saya disuguhi pemandangan yang luar biasa. Ada sekeluarga yang saya lihat dari penampilannya , bukan pemulung. Mereka orang berada yang concern dengan kebersihan.  Dua putrinya diajara mereka untuk turut menjaga kebersihan di tempat wisata ini. Sayub sayub saya dengar " dek , itu masih ada sampahnya, diambil dek " " ibu, ini sampahnya ada tapi, kantong plastiknya habis "  sang ibu mengeluarkan kantong plastik dari backpack nya  " ini dek, yang sudah penuh kasihkan ke ayah , biar ayah yang bawa " . Ternyata masi ada orang yang peduli dengan lingkungan . Seandainya semua kita peduli seperti mereka. Malu saya yang hanya bisa ngomel dalam hati. Mereka memberikan contoh nyata didepan saya. Luar Biasa. 

Selasa, 19 Mei 2015

Kisahku dan Ijen

Berasa alay memberi judul dalam blog ini "Kisahku dan Ijen"  .  Tapi ini adalah janji saya terhadap diri saya , bila sampai di Surabaya , yang saya lakukan adalah menulis kisah saya ini .  # Berasa alay beneran , hahahahahha

Kawah Ijen adalah destinasi wisata yang sudah saya canangkan sejak tahun lalu, tergoda dengan foto foto cantik yang terupload di media social. Rasa penasaran terhadap keindahan Kawah Ijen membuat saya exited dengan perjalanan ini. 
Bangun jam 1 pagi dan berkendara menuju pos  Paltuding , jam 2.30 saya mulai pendakian.  10 Menit pertama saya nyaris give up. Nafas terasa berat, hati ini bergolak " lanjut atau mundur " . Rupanya rasa gengsi mengalahkan rasa capek. Berulang kali saya berkata pada diri saya " Tya kamu pasti bisa, melangkah saja , melangkah " . Berulang kali pula saya berdoa " Tuhan kuatkan saya" . 2 Jam kemudian saya sampai. Achievement saya, melihat kawah ijen accomplish   . Langkah saya memang tidak cepat, mungkin bagi pendaki gunung perjalanan yang saya tuliskan adalah sebuah lelucon, tapi tidak untuk saya. Untuk saya ini merupakan sebuah filosofi hidup.   
1. Sama seperti saat saya mendaki, hidupun demikian. Akan ada dakian dalam hidup yang memberatkan. Membuat ngos ngosan, membuat payah , membuat letih dan nyaris putus asa.  Yang membuat saya letih karena saya tidak melatih tubuh saya dengan baik.  Seandaimya saya rajin berolahraga , mungkin ini tidak akan terjadi. Dalam hidupun demikian, latihlah iman kita dengan mendekatkan diri padaNya. Saat iman kita meningkat, kita akan dapat menghadapi semua problema hidup dengan lebih bijaksana. 
2. Saat berada titik putus asa dan pilihan adalah mundur, tetaplah melangkah. Walau dengan langkah yang pelan . Karena melangkah akan mendekatkan kita dengan impian.
3. Saat langkah terasa sangat berat dan dada terasa sesak, berhentilah. Bernafaslah lebih dalam relaxkan kaki. Saat ada masalah, berhentilah sejenak untuk merenungkan, merefleksi apa yang terjadi. Relaxkan hati dan pikiran kita . Jangan MUNDUR , dan menyerah!
4. Tidak ada kekuatan yang lebih kuat dari sebuah Doa. Doa adalah charge terbaik. Membuat kita sadar, bahwa kita ini kecil tanpaNYA. Kita ini tidak ada apa apanya. Apa yang kita sombongkan?
5. Saya beruntung karena mendaki bersama teman teman yang memberi support. Dalam hidup, bertemanlah dengan orang yang memberi motivasi. Bukan sebaliknya. Berteman dengan orang yang pesimis akan membuat kita sulit melihat hidup ini indah dari segala sudut.
6. Saat saya lelah , saya bertanya berapa jauh ? masih lamakah? . Pertanyaan yang membuat saya semakin terasa lelah. Dalam kehidupan pun demikian. Jangan bertanya " kapankah masalah ini akan berakhir " . Jalani saja kehidupan ini , lurus kedepan. dan .... kita akan menyadari ternyata kita telah di puncak dan masalah yang membebani kita ternyata telah berada di belakang dan telah terlewati. 






Kamis, 07 Mei 2015

Unity In Diversity

Bhineka Tunggal Ika
Berbeda beda tetapi satu
Pancasila
Yes, i was  Proud to be Indonesian but dunno right know.
Do i still love this country?



I was sitting on white sand beach with my close friend
we were different
She was wearing hijab and i wasn't
She is moslem and i'm christian
but
we were looking same sunset
we were sitting in the same sky
we were breathing with the same air
we respect to each other
we tolerate each other
we held hands , to help each other
we are not interfere what religion we have
we believe , that everyone have their own path.
God does not make any religions to fight for each other

So... why we are not just loving  and caring . Make this country peacefull.

Unity in Diversity







Rabu, 15 April 2015

Pre Marital Check Up

Pre Marital Check Up atau yang dikenal dengan Pemeriksaan Kesehatan Pra Nikah merupakan pemeriksaan yang dilakukan sebelum pasangan menikah. Di  luar negeri pemeriksaan ini rutin dilakukan oleh setiap pasangan yang berencana akan menikah. Namun sebaliknyan di Indonesia banyak pasangan yang hendak menikah justru menghindari hal tersebut. Mereka kawatir bila diketahui  kurang ataupun tidak sehat. Harga diri diletakkan diurutan pertama  ketimbang  logika.
Banyak hal yang akan lebih muda untuk di terapi bila suatu diagnosa diketahui sejak awal . Masyarakat umumnya tidak sepenuhnya mengetahui status kesehatannya secara detil, apalagi bagi yang tidak melaksanakan general check up rutin. Seseorang yang terlihat sehat bisa saja sebenarnya adalah silent carrier/pembawa dari beberapa penyakit infeksi & hereditas dan saat hamil dapat mempengaruhi janin atau bayi yang dilahirkannya nanti. Pre-Marital Check Up  terdiri atas beberapa kelompok tes untuk pasangan yang akan menikah. Tes-tes ini dirancang untuk mengidentifikasi adakah masalah kesehatan saat ini / yang akan muncul di kemudian hari saat pasangan mengandung/memiliki anak.
Ada banyak Pre Marital Check Up di tawarkan di Rumah Sakit dan laboratorium. Berikut akan saya ulas beberapa pemeriksaan yang termasuk dalam Pre Marital Check Up .  
Pre Marital Check Up  , terdiri dari :

1. Pemeriksaan fisik / klinis lengkap
Salah satu manfaatnya dapat diketahui status tekanan darah pasangan.  Tekanan darah yang normal adalah salah satu kunci kesehatan.Tekanan darah tinggi/hipertensi berbahaya saat wanita hamil. Hipertensi saat kehamilan salah satunya dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat. Selain itu apakah calon pasangan obesitas atau tidak. Obesitas dapat mempengaruhi kesuburan. Obesitas selama kehamilan menyebabkan beberapa resiko seperti diabetes, pre-eklampsia, meningkatnya resiko infeksi saluran kemih, sulit untuk melahirkan tepat waktu, meningkatkan resiko keguguran dan kesulitan saat melahirkan.
2. Pemeriksaan darah rutin meliputi kadar hemoglobin (hb), hematokrit, sel darah putih (leukosit) dan faktor pembekuan darah (trombosit).
Bagi calon Ibu, perlu diketahui kadar hb nya apakah menderita anemia / tidak, juga agar diketahui apakah calon Ibu mengalami ganguan faktor pembekuan darah.  Dari hasil pemeriksaan darah juga dapat diketahui apakah pasangan mengalami kondisi kadar kolesterol tinggi yang meningkatkan resiko penyakit jantung koroner dan stroke. Hal penting lainnya adalah  pemeriksaan gula darah , yang diperiksa sewaktu puasa dan tidak puasa agar diketahui apakah calon Ibu mengidap diabetes mellitus, atau setidaknya memiliki kelainan yang dapat berkembang menjadi diabetes mellitus, seperti intoleransi glukosa. Ibu hamil yang menderita diabetes tidak terkontrol dapat mengalami beberapa masalah seperti : janin yang tidak sempurna/cacat, hipertensi, hydramnions (meningkatnya cairan ketuban), meningkatkan resiko kelahiran prematur, serta macrosomia (bayi menerima kadar glukosa yang tinggi dari Ibu saat kehamilan sehingga janin tumbuh sangat besar)
3. Golongan darah dan Rhesus.
Apabila Ibu bergolongan darah O sementara bayi bukan bergolongan darah O adalah salah satu faktor resiko Jaundice/Kuning pada bayi (ABO Incompatibility). Sementara bila diketahui Janin Rhesus (+) pada ibu Rhesus (-) akan menimbulkan inkompatibilitas Rhesus yang bisa mengakibatkan kematian pada janin. Dengan mengatahui Rhesus sebelum hamil, dokter dapat segera mengatasinya.
4. Urinalisis lengkap
Agar diketahui adakah ISK/ infeksi saluran kemih dan adanya darah, protein, dll yang menunjukkan adanya penyakit tententu. Penyakit ISK saat kehamilan beresiko baik bagi Ibu dan bayi berupa kelahiran prematur, berat janin yang rendah dan resiko kematian saat persalinan.

Pemeriksaan beberapa penyakit menular
1. HIV, Hepatitis B (HBV) dan Hepatitis C (HCV) .
Saat ini menurut WHO terdapat 4,1 juta jiwa di dunia terinfeksi HIV, dimana 95% diantaranya berada di negara berkembang seperti sub-Sahara Afrika dan Asia Tenggara. Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Indonesia, pada tahun 2012 ditemukan kasus HIV sebanyak 21.511 penderita dan jumlah ini jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sementara untuk penderita Hepatitis B saat ini diperkirakan sebanyak 1,8 milyar manusia dan 350 juta jiwa sudah mengalami infeksi kronis. Sementara diperkirakan 170 juta jiwa di dunia terinfeksi virus Hepatitis C .
2. Penyakit HIV, Hepatitis B dan C adalah penyakit yang mengancam jiwa.
Infeksi virus ini dapat ditularkan melalui darah, hubungan seksual dan cairan tubuh. Penularan HIV juga bisa melalui transfusi darah dan transplantasi organ tubuh. Sementara penularan virus Hepatitis B&C rentan terjadi pada pemakai obat-obatan terlarang melalui jarum suntik. Pemeriksaan akan 3 (tiga) penyakit infeksi ini sangat penting karena virus-virus ini dapat ‘diam/tidur’ dalam jangka waktu yang lama tanpa menunjukkan gejala apapun. Menikah dengan pasangan yang membawa virus-virus ini beresiko membahayakan pasangan dan juga calon bayi.
3. TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes Simplex Virus).
Infeksi TORCH saat kehamilan dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, atau bahkan kelainan bawaan pada bayi.
4. Venereal Disease Screen (pemeriksaan untuk penyakit syphilis) & penyakit-penyakit lain yang ditularkan melalui hubungan seksual lainnya (STI/Sexually Transmitted Infections)
Seperti chlamydia, gonorrhea, HPV/Human papillomavirus , herpes. Penyakit-penyakit ini dapat menimbulkan masalah kesuburan dan saat kehamilan.

Pemeriksaan yang berhubungan dengan organ reproduksi dan kesuburan
1. Untuk wanita
Meliputi pemeriksaan USG agar diketahui kondisi rahim, saluran telur, indung telur. Pemeriksaan lebih lanjut seperti HSG (Hysterosalpingogram) untuk mengetahui kondisi tuba falopii dan adakah sumbatan akibat kista, polip endometrium, tumor fibroid, dll. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk wanita yang siklus haidnya tidak teratur atau sebaliknya berlebihan. Hormon yang diperiksa misalnya hormon FSH (Follicle stimulating hormone), LH (Lutenizing hormone) dan Estradiol (hormone estrogen).
2. Untuk pria
Selain dilakukan pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan penis, skrotum, prostat juga dilakukan pemeriksaan hormon FSH yang berperan dalam proses pembentukan sperma serta kadar hormon testosteron. Dapat dilakukan juga analisis semen dan sperma.

Alergi. Salah satu yang sering terlewatkan adalah alergi.  Alergi adalah sistem kekebalan tubuh yang bereaksi di luar normal terhadap beberapa substansi (alergen) yang tidak berbahaya bagi sebagian besar manusia. Kecenderungan seseorang memiliki alergi adalah karena faktor keturunan walaupun tidak selalu orang tua yang memiliki bakat alergi akan menurunkannya kepada anak-anaknya. Cukup penting untuk membuat daftar hal-hal yang memicu alergi dari kedua pasangan terutama bila pasangan ada yang pernah mengalami reaksi anafilaksis yang dapat menyebabkan kematian.

Semoga  bermanfaat ulasan mengenai Pre Marital Check Up ini. Sehingga tidak perlu ragu lagi untuk segera memeriksakan diri . Bila diketahui sejak dini maka penanganan akan menjadi lebih maksimal.  Early Diagnosa is better than has to cure Late Diagnosa.  Happy Wedding ……
·         Pemeriksaan sebaiknya di lakukan 3-6 bulan sebelum dilangsungkan pernikahan





Kamis, 19 Maret 2015

Resiko menggunakan Sepatu Hak Tinggi


( Sebenar saat saya memilih judul ini, saya agak geli. Karena sebenarnya Hak Tinggi merupakan trademark saya. Untuk seorang wanita yang hanya mempunyai tinggi 156 cm, menggunakan hak tinggi setidaknya memanipulasi kependekan saya.  hehhehe. Namun saya sadar ada hal yang harus saya kurangi penggunaannya  walaupun memang secara penampilan kelihatan kece. Actually , beauty is pain right??   it's all ur option to choose which one better.  Still, today i will write base on the health aspect  )



Bagi wanita yang tinggal di kota metropolitan, menggunakan sepatu hak tinggi ( high heels) adalah bagian dari mode. Dengan menggunakan hak tinggi , kaki tampak lebih jenjang dan menarik. Sehingga menambah kepercayaan diri . Perlu diketahui , pemakaian hak tinggi tidak sekedar mengurangi kenyamanan , tetapi  justru berdampak bagi kesehatan kaki pemakainya. Mengenakan sepatu high heels bisa menyebabkan perubahan anatomi telapak kaki serta rawan cedera kaki dan engkel.  Sepatu bertumit tinggi dianggap tidak anatomis mengingat beban yang ditanggung oleh kaki tidak seimbang atau merata. Dalam kondisi kaki normal , beban pada telapak  merata. Mulai dari tungkai sampai ke jari. Namun ketika seseorang mengenakan hak tinggi, maka distribusi gaya  beban berpusat di bagian depan atau jari jari saja . Akibatnya lama kelamaan akan terjadi kelainan anatomi terutama pada jari  kaki. Akibatnya sendi maupun struktur tulang telapak akan bengkok.   Bila ada wanita berusia 35 tahun keatas dan terlihat jempol  kakinya bengkok keluar ( menjauhi sumbu tubuh) itu  pertanda akibat pemakaian hak tinggi yang  bagian ujung sepatu lancip yang digunakan setiap hari.  Selain perubahan mengalami perubahan struktur tulang yang ada di telapak kaki, pengguna high heels juga memiliki resiko rawan cedera.  Disebabkan  hampir semua bentuk high heels  ujung tumit sepatu selalu mengecil dibagian bawahnya. Untuk menjaga keseimbangan agar tubuh tidak jatuh, maka otot engkel bekerja lebih berat. Sehingga yang sering cedera adalah jaringan ligamen pengikat yang ada di bagian engkel.
Bila hendak tampil menarik, sebisa mungkin memakai hak jangan terlalu tinggi. Cukup 2,5 cm dengan ujung lebar  disesuaikan dengan anatomi ujung jari masing masing.



Kamis, 12 Maret 2015

Snack Korea yang sayang dilewatkan

Seperti Indonesia, Korea pun mempunyai penganan pinggir jalan yang sayang bila dilewatkan. Penganan ini tampak menggoda mata lalu membuat air liur saya menetes . Slurppppp ... Asin, masis , digoreng , di boil ....semua enakkkk dengan harga yang terjangkau , sekitar 1000 - 6000 won.
 
Strawberry nya besar dan manisss

Lobster, dagingnya segar. Patut dicoba
Penganan bahan dasar dari cumi
Makanan murah meriah enak

Snack manis , seperti waffel disiram cream sauce.