Kamis, 19 Maret 2015

Resiko menggunakan Sepatu Hak Tinggi


( Sebenar saat saya memilih judul ini, saya agak geli. Karena sebenarnya Hak Tinggi merupakan trademark saya. Untuk seorang wanita yang hanya mempunyai tinggi 156 cm, menggunakan hak tinggi setidaknya memanipulasi kependekan saya.  hehhehe. Namun saya sadar ada hal yang harus saya kurangi penggunaannya  walaupun memang secara penampilan kelihatan kece. Actually , beauty is pain right??   it's all ur option to choose which one better.  Still, today i will write base on the health aspect  )



Bagi wanita yang tinggal di kota metropolitan, menggunakan sepatu hak tinggi ( high heels) adalah bagian dari mode. Dengan menggunakan hak tinggi , kaki tampak lebih jenjang dan menarik. Sehingga menambah kepercayaan diri . Perlu diketahui , pemakaian hak tinggi tidak sekedar mengurangi kenyamanan , tetapi  justru berdampak bagi kesehatan kaki pemakainya. Mengenakan sepatu high heels bisa menyebabkan perubahan anatomi telapak kaki serta rawan cedera kaki dan engkel.  Sepatu bertumit tinggi dianggap tidak anatomis mengingat beban yang ditanggung oleh kaki tidak seimbang atau merata. Dalam kondisi kaki normal , beban pada telapak  merata. Mulai dari tungkai sampai ke jari. Namun ketika seseorang mengenakan hak tinggi, maka distribusi gaya  beban berpusat di bagian depan atau jari jari saja . Akibatnya lama kelamaan akan terjadi kelainan anatomi terutama pada jari  kaki. Akibatnya sendi maupun struktur tulang telapak akan bengkok.   Bila ada wanita berusia 35 tahun keatas dan terlihat jempol  kakinya bengkok keluar ( menjauhi sumbu tubuh) itu  pertanda akibat pemakaian hak tinggi yang  bagian ujung sepatu lancip yang digunakan setiap hari.  Selain perubahan mengalami perubahan struktur tulang yang ada di telapak kaki, pengguna high heels juga memiliki resiko rawan cedera.  Disebabkan  hampir semua bentuk high heels  ujung tumit sepatu selalu mengecil dibagian bawahnya. Untuk menjaga keseimbangan agar tubuh tidak jatuh, maka otot engkel bekerja lebih berat. Sehingga yang sering cedera adalah jaringan ligamen pengikat yang ada di bagian engkel.
Bila hendak tampil menarik, sebisa mungkin memakai hak jangan terlalu tinggi. Cukup 2,5 cm dengan ujung lebar  disesuaikan dengan anatomi ujung jari masing masing.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar